Callahan72josefsen's website

Our website

05
Ma
Panduan Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Bola
05.05.2018 04:35


Tatkala menonton pertentangan sepakbola pada layar paras kita acap disajikan kesibukan tebak skor yang dijalani para juru. Walau merampok, saya gak percaya tumbuk skor adalah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Luar biasa dengan menebak siapa menjimbit yang bakal menang -- atau kalau pertandingan dengan berakhir secara seri. Mereka seperti itu rutin saja dilakukan, walau saat akhirnya bola itu luncai sehingga pemimpin pun kerap kali cela diprediksi. Mengapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini saya akan dukung beberapa trik membuat bayangan yang tertentu. Bukan menandakan saya tetap benar dalam memprediksi satu pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran dugaan yang semua tinggi: rata-rata 3 daripada 4 antisipasi saya setara kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, abdi memprediksi dengan terjadi All German final di Liga Champions. 888bola Dalam final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang memadati sebuah kalender nonton menyerentakkan, saya meneka Bayern Munich akan menggulung Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kelebihan. Sebelum itu saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Belakang, saya mengira Belanda bakal mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah; perkiraan bisa sah bisa khilaf, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka sisi keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak dapat diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi mumbul tajam.

Hamba ajak Anda untuk membahas beberapa prediksi terakhir aku guna menjabarkan beberapa kepercayaan penting yang saya serius akan produktif bagi Anda saat mencoba memprediksi pertentangan.

Di antara dugaan yang aku sebut pada atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Walau demikian terdapat logika pada belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa menggemakan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media heran saya merekam kabar jika Ronaldo serta Mourinho pun tidak damai (berita mengenai hal itu baru merembes di Nusantara beberapa zaman lalu). Sebagai pelatih abdi paham resmi arti kesentosaan tim dalam dan di luar vak dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang lumayan on fire, yang membuat saya keji memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, paling utama saat 1 buah turnamen berlangsung di mana pemain kudu terus simpatik tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat pertentangan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan perhubungan kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen menjulang lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau daya keseluruhan kru juga kudu dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kelebihan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menggulung hati nurani. Berdasar pada subjektif aku membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat mengenakan kacamata berpanggilan objektivitas, kalian semua wajar setuju jika Belanda rumpang di buat Indonesia. Dulu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia hendak bermain sesak gairah, maka itu akan siap mereduksi perbedaan kualitas. Oleh karena itu, skor tipis atau besar bisa saja diprediksi beserta sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu tim saat membuat bayangan. Kita mampu selalu berpikir tim mahkota kita unggul, tapi saat membuat perkiraan tentu mantik harus diutamakan di buat fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat menafsirkan di sebuah media peluang tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund berdasarkan fakta-fakta tersebut. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan memang benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan keaslian yang lain adalah salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan terampil menjadi limbung membuat sebuah prediksi perbandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pula dimunculkan hingga bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, tidak sedikit yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik dahulu musim pula biar tidak siap dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan antara kedua menyunggi yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini saja.

Karena perkiraan saya kadang kala saya tampilkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak memeras saya menenung berbagai sayembara lainnya. Paling banyak saya abaikan atau abdi tolak dengan alasan luka paham mengenai kekuatan kedua tim. Dalil saya ini senafas beserta tips bayangan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi laporan dan warta yang indah mengenai menjulang atau perkongsian tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar mengenai semua persatuan yang siap. Akui saja.

Tips bayangan 7: Aku juga gak seharusnya menjangka setiap festival. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menyunggi menurut Engkau 50-50. Pada waktu sudah demikian tahan muncul, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan perkiraan anda dengan meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa & patut dipakai dalam membuat sebuah prediksi yang terhormat. Karena keterbatasan tempat saya berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi ini. Sebuah dugaan yang berkelas, baik benar maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!